Apa itu sunburn? Gejala Diagnosis dan pengobatan serta 6 resiko

Apa itu sunburn? sobat swakata pernahkan kalian mendengar istilah sunburn? Apa itu sunburn? Gejala Obat berikut penjelasan mengenai sunburn yang dikutip dari hellosehat.(27/06/22)

Apa itu sunburn?(kulit terbakar matahari)

Apa itu sunburn? Gejala Diagnosis dan pengobatan serta 6 resiko
Ilustrasi sunburn.(pixabay/MRG)

Sunburn adalah masalah kulit akibat reaksi terhadap sinar matahari yang berlebihan.Kondisi ini ditandai dengan kulit merah dan nyeri yang terasa panas saat disentuh.

Namun perlu diingat bahwa tidak semua gejala kemerahan pada kulit merupakan tanda terbakar sinar matahari. Ini bisa menjadi tanda alergi matahari.Sunburn biasanya muncul beberapa jam setelah terpapar terlalu banyak sinar ultraviolet (UV) dari matahari atau sumber lain seperti lampu.

Paparan sinar matahari yang terus menerus dan berulang dapat meningkatkan risiko kerusakan kulit lainnya dan kondisi tertentu, seperti kulit kering, keriput, bintik hitam, dan kanker kulit.

Efek terbakar sinar matahari biasanya berlangsung beberapa hari, tetapi bisa lebih lama. Untungnya, kondisi ini bisa dicegah dengan melindungi kulit saat keluar rumah.

Dikutip dari Mayo Clinic, cara mengatasi sunburn biasanya dengan perawatan di rumah. Sunburn adalah suatu kondisi yang dapat berlangsung selama beberapa hari atau lebih lama.

Seberapa umumkah sengatan matahari?

Apa itu sunburn? Gejala Diagnosis dan pengobatan serta 6 resiko
Ilustrasi.(pixabay/MRG)

Kondisi ini sangat umum. Sinar matahari tidak hanya berperan dalam kulit terbakar, tetapi juga dapat disebabkan oleh paparan sumber radiasi ultraviolet lainnya, yang sering disebut “tanning bed” atau “tanning bed”.

Orang juga bisa terbakar sinar matahari pada hari berawan karena sinar UV dapat menembus awan. Kondisi ini juga dapat terjadi pada pasien dari segala usia.

Kondisi ini dapat diobati dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda dan gejala kulit terbakar sinar matahari

Eritema atau bintik-bintik UV-B muncul sekitar 6 jam setelah terpapar dan memuncak dalam 12-24 jam. Ini adalah tanda bahwa kulit Anda terbakar.

TRENDING  Apakah anak batuk pilek mencegah makan? Jangan panik moms, lakukan cara mudah ini

Namun, serangan eritema mungkin muncul lebih awal dan lebih jelas dengan peningkatan paparan. Eritema menyakitkan dan dalam kasus yang parah menyebabkan:

  • Tidak nyaman,
  • Berkelanjutan, dan
  • Edema (pembengkakan) sering terjadi pada lengan, kaki, dan wajah.
Apa itu sunburn? Gejala Diagnosis dan pengobatan serta 6 resiko
Ilustrasi.(pixabay/MRG)

Selain itu, gejala lainnya adalah:

  • tubuh gemetar,
  • panas,
  • mual,
  • takikardia (jantung berdetak lebih dari 100 kali per menit) dan
  • hipotensi (tekanan darah rendah).

Pada kasus yang parah, gejala sengatan matahari bisa berlangsung 1 hingga 2 minggu.

Setiap bagian tubuh yang terbuka, termasuk kulit kepala dan bibir, dapat terbakar. Bahkan, area tertutup juga bisa terbakar. Misalnya, pakaian yang digunakan memungkinkan sinar UV menembus langsung ke kulit.

Mungkin ada tanda dan gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda khawatir tentang gejala ini atau itu, konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter Anda jika Anda mengalami gejala-gejala berikut dari kondisi kulit yang terbakar sinar matahari.

Kerutan dan perubahan kulit lainnya yang biasanya muncul seiring bertambahnya usia.
Masalah mata yaitu katarak yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan.
Efek jangka panjang dari paparan sinar matahari atau sumber radiasi UV lainnya sudah jelas. Dipercaya bahwa sengatan matahari dalam bentuk ketahanan meningkatkan kemungkinan kanker kulit hingga 2 kali lipat.

Ada beberapa jenis kanker kulit. Sebagian besar jenis kanker kulit dapat diobati. Namun, sengatan matahari meningkatkan risiko mengembangkan jenis kanker kulit yang serius, yaitu melanoma.

Hubungi dokter atau perawat Anda segera jika Anda mengalami sengatan matahari yang parah.

Ilustrasi.(pixabay/MRG)

Penyebab dan faktor risiko terbakar sinar matahari

Bagaimana sengatan matahari bisa terjadi?
Kulit membutuhkan sinar matahari untuk membantu memproduksi vitamin D, yang penting untuk kesehatan tulang. Namun, paparan sinar UV yang berlebihan justru membahayakan kulit Anda.

TRENDING  Berbagai 5 penyebab diare pada bayi dan anak kecil (diare)

Saat Anda terkena sinar UV, tubuh melindungi dirinya sendiri dengan memproduksi lebih banyak melanin. Melanin adalah pigmen yang memberi warna pada kulit. Pencoklatan ini dimaksudkan untuk mencegah kulit terbakar.

Ketika Anda terpapar terlalu banyak, sinar UV dapat menembus lapisan luar kulit dan menembus lapisan kulit yang lebih dalam, merusak atau membunuh sel-sel yang ada.Akibat proses ini, reaksi berupa kemerahan dan bengkak juga terjadi pada kulit.

Apa yang meningkatkan risiko terbakar sinar matahari?

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terbakar sinar matahari atau sunburn adalah sebagai berikut.

  1. Dia memiliki kulit pucat dan rambut pirang.
  2. Berada di gunung atau di tempat yang lebih dekat dengan matahari.
  3. Terbakar sinar matahari juga berisiko tinggi. Meskipun perangkat penyamak kulit komersial yang meningkatkan pigmentasi kulit tidak meningkatkan
  4. MER UVB, mereka telah terbukti menyebabkan melanoma.
  5. Pada jam 16-18, intensitas UV-B 2-4 kali lebih besar dari pada pagi hari dan sore hari menjelang malam. Selama periode ini, disarankan untuk
  6. mengenakan pakaian pelindung sinar matahari.

Meskipun penelitian juga menunjukkan bahwa paparan pada jam 10 pagi dapat mencapai 65% dari UV yang sama seperti pada jam 2 siang.

Diagnosis dan pengobatan

Bagaimana sengatan matahari (sunburn) didiagnosis?
Tingkat keparahannya tergantung pada gejalanya. Dengan pencitraan dan mengajukan pertanyaan tentang gejala awal atau prognosis, dokter dapat mendiagnosis kondisi Anda.

Bagaimana cara merawat kulit yang terbakar sinar matahari?

Kebanyakan sengatan matahari tidak memerlukan perawatan khusus dan hilang dengan sendirinya. Namun, jika gigitan ikan pari menyebabkan ketidaknyamanan, Anda dapat mengatasinya:

  • menggunakan obat penghilang rasa sakitgunakan lotion atau semprotan sengatan matahari – produk ini biasanya mengandung lidah buaya atau obat pereda nyeri
  • menggunakan bahan penyamak alami seperti yogurt, mentimun, lidah buaya dan oatmeal, dan
  • Hindari sinar matahari sampai kemerahan dan rasa sakit mereda.
  • pencegahan sengatan matahari
TRENDING  Apa itu pilates? Senam Yang Serupa Dengan Yoga dan 5 Manfaatnya

Apa langkah-langkah untuk mencegah sengatan matahari?

Untuk mencegah kulit terbakar sinar matahari, Anda perlu melindungi kulit Anda dari sinar matahari. Inilah yang dapat Anda lakukan.

Hindari sinar matahari di siang hari, terutama antara pukul 10:00 dan 16:00. Karena pada jam-jam tersebut sinar matahari paling kuat.
Cari tempat berteduh, segera berlindung di bawah atap agar kulit tidak terlalu lama terkena sinar matahari.
Kenakan pakaian pelindung matahari, kenakan pakaian yang menutupi lengan dan kaki Anda. Pilih juga pakaian berwarna gelap untuk perlindungan ekstra.

Jika perlu, kenakan pakaian dengan UPF (Ultra Violet Protection Factor). Semakin tinggi nilai UPF, semakin besar kemampuan pakaian untuk menghalangi sinar matahari mencapai kulit.

Kenakan tabir surya, termasuk tabir surya kulit kepala. Pilih yang memiliki spektrum luas dan mengandung SPF 30 atau lebih tinggi. Ulangi setiap dua jam atau setelah berkeringat dan berenang.

Jangan gunakan tanning bed, proses tanning tidak akan membuat kulit Anda lebih tahan terhadap sinar UV.
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda untuk solusi terbaik untuk masalah Anda. Demikianlah penjelasan tentang apa itu sunburn. Sekian dan terimakasih.

Sumber : hellosehat

Leave a Comment